Berita

Pertemuan sesepuh kiai PBNU di rumah Rais Aam KH Miftachul Akhyar di Surabaya. (Foto: RMOLJatim)

Politik

Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Awal Agustus 2026

RABU, 06 MEI 2026 | 19:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah kiai sepuh dari jajaran Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sowan ke kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Kedung Tarukan, Surabaya, Selasa malam, 5 Mei 2026.

Pertemuan tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus bentuk dukungan terhadap langkah Rais Aam dalam mendorong percepatan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam suasana hangat, para kiai sepuh menyatakan dukungan penuh agar muktamar segera digelar demi menjaga soliditas organisasi serta keberlanjutan kepemimpinan di tubuh PBNU.


Sejumlah kiai yang hadir di antaranya KH Anwar Iskandar, KH Afifuddin Muhajir, KH Aniq Muhammadun, KH Sadid Jauhari, KH Muhibbul Aman Aly, KH Tonthowi Jauhari Musaddad, dan KH Imam Buchori Kholil.

Katib PBNU KH Ahmad Tajul Mafakhir mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari musyawarah para kiai sepuh untuk memastikan pelaksanaan muktamar berjalan lancar.

“Pertemuan tadi malam adalah bagian dari musyawarah para kiai sepuh untuk memastikan bahwa muktamar berjalan dengan baik, lancar, dan membawa kemaslahatan bagi jam’iyah,” ujar Kiai Tajul dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 6 Mei 2026.

Rais Aam KH Miftachul Akhyar hari ini juga telah memanggil Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf ke Kantor PBNU guna membahas persiapan teknis pelaksanaan muktamar.

Dalam arahannya, Rais Aam meminta agar seluruh kebutuhan teknis segera dituntaskan sehingga agenda besar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai rencana.

“Rais Aam PBNU meminta agar persiapan teknis segera dituntaskan, sehingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak mengalami hambatan,” kata Kiai Tajul.

Lebih lanjut, Rais Aam juga mendorong agar Muktamar ke-35 NU digelar pada 1–5 Agustus 2026.

“Rais Aam mendorong agar Muktamar ke-35 NU dilaksanakan pada 1-5 Agustus 2026 mendatang dan Ketum PBNU setuju,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya