Berita

Ustaz Idrus Sambo di kanal Youtube Forum Keadilan TV. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Amien Rais Sudah Pasang Badan Hadapi Segala Konsekuensi

RABU, 06 MEI 2026 | 16:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ustaz Idrus Sambo mengungkapkan hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Amien Rais telah terjalin lama, bahkan sejak sebelum Pilpres 2014.

Menurut Ustaz Sambo yang pernah menjadi guru ngaji Prabowo Subianto, kedekatan keduanya lebih banyak terbangun dalam konteks politik.

“Kedekatan beliau dengan Pak Amien kebanyakan urusan politik, kalau saya kan lebih banyak ngaji. Jadi Prabowo dan Amien ini punya sejarah yang panjang,” ujarnya lewat kanal Youtube Forum Keadilan TV, Rabu, 6 Mei 2026.


Ia juga menuturkan, saat Prabowo mengalami kekalahan dalam kontestasi pemilihan presiden, Amien Rais termasuk sosok yang tetap mendampingi dan memberikan dukungan.

“Ketika Prabowo kalah Pilpres, Pak Amien yang selalu mendampingi supaya tidak goyang. Dari dulu Pak Amien menaruh harapan besar kepada Prabowo,” lanjutnya.

Menurut Idrus, hubungan keduanya juga dipersatukan oleh kesamaan cita-cita dalam membangun bangsa.

Menanggapi pernyataan terbaru Amien Rais yang menyoroti hubungan Presiden Prabowo dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Ustaz Sambo menyebut kritik tersebut dilandasi kepedulian terhadap arah kebijakan nasional.

“Concern Pak Amien Rais itu kebangsaan. Dia berharap Pak Prabowo membina Indonesia ini dengan benar. Namun makin ke sini harapan itu seperti tidak terwujud seperti yang dilihat Pak Amien. Bahkan Pak Amien keras mengkritik Prabowo karena dianggap menjadi kelanjutan Jokowi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kritik tersebut juga tidak lepas dari kedekatan emosional Amien Rais terhadap Prabowo. Idrus mengungkapkan, Amien Rais sebelumnya telah menyampaikan kekhawatiran terkait posisi Seskab dalam berbagai pernyataan, termasuk melalui kanal pribadinya.

“Jadi ini bukan ujug-ujug,” katanya.

Menurutnya, Amien menilai salah satu faktor yang membuat arah kepemimpinan tidak sesuai harapan adalah keberadaan Teddy Indra Wijaya di posisi strategis.

“Pak Amien menganggap Pak Prabowo tidak logic menaruh orang seperti Teddy di situ. Dari sisi kepangkatan dipertanyakan, dan ada anggapan ini bagian dari pengaruh pihak tertentu,” ujarnya.

Ustaz Sambo juga menyebut, Amien Rais mendesak agar posisi tersebut dievaluasi karena dinilai berpotensi berdampak pada arah kebijakan negara.

Terkait isu personal yang ikut disinggung Amien Rais soal orientasi seksual Teddy, Idrus menyatakan hal tersebut merupakan persepsi yang berkembang di publik dan disampaikan untuk menarik perhatian.

“Saya kira itu insting Pak Amien Rais, karena kalau tidak begitu orang tidak akan ngeh,” katanya.

Ia pun mengingatkan bahwa jika kritik tersebut diabaikan, hal itu bisa berdampak pada kepemimpinan ke depan. Meski demikian, Idrus meyakini Prabowo sebagai sosok yang terbuka terhadap masukan.

“Kalau ini sampai ke beliau, saya yakin dia akan mau mendengar. Dia orang cerdas, pasti akan mempertimbangkan,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan, Amien Rais tidak berencana mencabut pernyataannya atau meminta maaf, melainkan ingin pesannya sampai kepada Presiden.

“Amien Rais sudah pasang badan terhadap segala konsekuensi termasuk konsekuensi hukum,” tutupnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya