Berita

Representative Image (Foto: AA)

Dunia

Iran Bantah Serang Kilang Fujairah, Siap Gempur Balik Jika Diserang UEA

RABU, 06 MEI 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran membantah tegas tuduhan Uni Emirat Arab (UEA) yang menyebut Teheran berada di balik serangan rudal dan drone terhadap wilayah Emirat, termasuk insiden yang memicu kebakaran besar di Fujairah Oil Industry Zone.

Media pemerintah Iran, IRIB, Rabu, 6 Mei 2026 melaporkan juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa tidak ada operasi militer Iran yang menyasar UEA dalam beberapa hari terakhir. 

“Tidak ada operasi semacam itu yang telah dilakukan,” tegasnya, sembari menambahkan bahwa jika Iran benar-benar melakukan serangan, tindakan itu akan diumumkan secara diumumkan secara jelas dan resmi.


Iran menilai tudingan UEA tidak memiliki legitimasi dan hanya memperkeruh ketegangan yang sudah meningkat tajam di kawasan Teluk sejak pecahnya konfrontasi terbuka antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Meski membantah terlibat, Iran melontarkan peringatan keras kepada Abu Dhabi. 

Jika wilayah Emirat digunakan sebagai titik peluncuran serangan terhadap Iran, maka respons militer akan dilakukan tanpa kompromi. 

Dalam pernyataannya, Iran juga menuding UEA telah membuka ruang bagi operasi militer AS dan Israel dari wilayahnya. 

Karena itu, pemerintah Emirat diminta tidak menjadikan negaranya sebagai basis kekuatan yang dianggap bermusuhan, karena langkah tersebut berpotensi menyeret UEA langsung ke pusaran konflik regional yang lebih luas.

Eskalasi di Teluk terus membesar sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang memicu pembalasan Teheran serta gangguan serius di Selat Hormuz. 

Meski gencatan senjata sempat berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan dan diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump, kegagalan perundingan lanjutan membuat kawasan tetap berada di ambang perang terbuka.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya