Berita

Ilustrasi Rupiah (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bos BI Buka Suara, Rupiah Langsung Menguat Pagi Ini

RABU, 06 MEI 2026 | 10:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah mulai menunjukkan penguatan setelah sempat menyentuh rekor terlemah sepanjang sejarah di level Rp17.437 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026.

Mengutip data Bloomberg, pada Rabu, 6 Mei 2026, rupiah tercatat di Rp17.388 per dolar AS atau menguat 0,22 persen dibanding posisi sebelumnya, di tengah pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Perry menilai pelemahan rupiah tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang sesungguhnya. Ia bahkan menyebut rupiah saat ini berada dalam kondisi undervalued.


“Tadi disampaikan oleh Pak Menko, berkaitan fundamental kita itu kuat. Pertumbuhan sangat tinggi, 5,61 persen, inflasi rendah, kredit juga tumbuh tinggi, cadangan devisa juga kuat," kata Perry usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

Dengan kondisi tersebut, Perry optimis nilai tukar rupiah akan kembali stabil bahkan berpotensi menguat ke depan.

"Ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat," sambungnya.

Sejalan dengan sentimen tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga dibuka menguat 29,23 poin atau 0,41 persen ke level 7.086.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan mencapai 1,34 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp835 miliar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 101.664 kali.

Sebanyak 294 saham menguat, sementara 127 saham melemah, dan 236 saham lainnya stagnan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya