Berita

Ilustrasi penjualan mobil bekas/Istimewa

Otomotif

Jangan Tertipu Bodi Mulus, Ini 4 Langkah Wajib Sebelum Beli Mobil Matik Bekas

RABU, 06 MEI 2026 | 08:38 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Mobil dengan transmisi otomatis (matik) kini semakin menjadi primadona, terutama bagi mereka yang setiap hari harus menghadapi kemacetan di kota-kota besar.

Namun, bagi Anda yang berencana meminang mobil matik dalam kondisi bekas, kehati-hatian ekstra sangatlah diperlukan. 

Sistem transmisi matik dikenal jauh lebih sensitif dan memiliki cara kerja yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan transmisi manual.


Oleh karena itu, kesalahan terbesar calon pembeli adalah hanya tergiur oleh kondisi fisik eksterior mobil yang tampak bagus tanpa melakukan pengecekan mendalam. Sehingga, proses pengecekan sebelum membeli harus dilakukan secara menyeluruh.

Agar tidak menyesal dan merogoh kocek dalam-dalam untuk perbaikan, ikuti empat langkah krusial berikut ini.

1. Uji Jalan (Test Drive) Ekstrem

Jangan hanya sekadar mencoba keliling perlahan di area perumahan atau kompleks. Bawa mobil tersebut melaju di jalan tol untuk menguji ketangguhannya, dan pastikan Anda juga menjajalnya di jalur menanjak, seperti jalur curam di area parkir mal.

2. Perhatikan Perubahan Suhu Mesin

Kondisi transmisi yang sehat harus stabil di segala suhu. Lakukan pengetesan saat mesin masih dalam kondisi dingin maupun saat suhu mesin sudah panas.

Langkah ini berguna untuk mendeteksi apakah kinerja transmisi menurun atau mengalami malafungsi akibat efek perubahan suhu.

3. Lakukan Pemindaian Khusus

Setelah uji jalan selesai, jangan langsung puas. Lakukan diagnosis sistem menggunakan alat pemindai khusus. Diagnosa ini sangat krusial untuk melacak potensi masalah atau kerusakan tersembunyi yang belum terlihat secara kasatmata.

4. Cek Visual dan Riwayat Tabrakan

Terakhir, lakukan pemeriksaan visual secara menyeluruh, baik pada bagian komponen mesin maupun transmisi itu sendiri. Jangan lupa untuk memastikan secara teliti bahwa mobil tersebut tidak memiliki riwayat insiden tabrakan atau crash di masa lalu.

Dengan kejelian dan pengecekan bertahap, Anda bisa membawa pulang mobil matik bekas idaman dengan rasa aman dan tenang.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya