Berita

Jemaah Haji Aceh saat menerima dana wakaf Baitul Asyi dari Syekh Abullatif Baltou selaku nazir wakaf. (Foto: Media Centre Haji 2025)

Nusantara

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

RABU, 06 MEI 2026 | 06:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Aceh mengusulkan peningkatan dana wakaf Baitul Asyi bagi jemaah haji asal Aceh pada musim haji 1447 H/2026 M dari sekitar 2.000 riyal menjadi 3.000 riyal per jemaah. 

“Namun kepastiannya akan diumumkan saat pembagian nanti,” kata Wakil Koordinator PPIH Embarkasi Banda Aceh, Fadhlullah atau Dek Fadh, dikutip dari RMOLAceh, Rabu 6 Mei 2026.

Dek Fadh menjelaskan, selama ini jemaah haji asal Aceh secara rutin menerima dana wakaf sekitar 2.000 riyal. Dana tersebut bersumber dari hasil pengelolaan aset wakaf milik masyarakat Aceh yang berada di Arab Saudi.


Menurut Dek Fadh, secara prinsip nilai manfaat wakaf tersebut kecil kemungkinan mengalami penurunan, kecuali dalam kondisi tertentu seperti krisis besar atau bencana global. 

Pemerintah Aceh sendiri optimis nilai manfaat wakaf dapat terus meningkat seiring pengelolaan yang berjalan baik.

Selain usulan peningkatan dana wakaf, Aceh juga memperoleh tambahan kuota haji dari pemerintah pusat sebanyak 10 orang. Dari jumlah tersebut, dua kuota di antaranya dialokasikan khusus untuk Baitul Asyi.

Menurut Dek Fadh, keberadaan Baitul Asyi menjadi keistimewaan tersendiri bagi Aceh karena tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia. Manfaat dari wakaf tersebut langsung dirasakan oleh jemaah haji asal Aceh setiap musim haji.

Sebagai informasi, Baitul Asyi merupakan lembaga wakaf milik masyarakat Aceh sejak masa Kesultanan Aceh yang dikelola di Arab Saudi. 

Hasil pengelolaan aset wakaf tersebut diperuntukkan bagi jemaah haji asal Aceh sebagai bentuk dukungan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya