Berita

Siswa SMPN 1 Moro, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kesalahan Fatal Jadikan Kampus Agen MBG

RABU, 06 MEI 2026 | 04:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, yang mendorong perguruan tinggi untuk menjadi "agen" dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu kekhawatiran mendalam. 

"Ini sinyal pergeseran peran kampus dari penjaga nalar kritis menjadi perpanjangan tangan kebijakan pemerintah," kata Aktivis Forum Sipil Bersuara (FORSIBER), Hamdi Putra, dikutip Rabu 6 Mei 2026.

Berdasarkan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi, institusi akademik memiliki mandat untuk menghasilkan pengetahuan objektif, melakukan penelitian yang bebas dari intervensi, serta memberikan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat. Bukan berbasis agenda politik program tertentu.


"Ketika kampus diintegrasikan ke dalam struktur pelaksanaan program, jarak kritis yang seharusnya dijaga menjadi hilang," kata Hamdi.

Upaya menjadikan institusi pendidikan sebagai "laboratorium MBG" juga memunculkan potensi konflik kepentingan struktural.

Sebagai institusi yang menjalankan sekaligus meneliti program, objektivitas kampus dalam melaporkan kegagalan atau kekurangan program dipertanyakan.

"Karena sulit bagi sebuah lembaga untuk mengevaluasi kinerjanya sendiri secara jujur dan transparan," kata Hamdi.

Persoalan etis juga muncul pada rencana pelibatan mahasiswa melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai alat edukasi program MBG.

KKN seharusnya berfungsi sebagai ruang pembelajaran berbasis realitas sosial dan kebebasan berpikir, bukan sarana mobilisasi untuk mendukung narasi tunggal kebijakan tertentu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya