Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presisi

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

SELASA, 05 MEI 2026 | 20:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kesiapan institusi Polri untuk segera mengeksekusi 3.000 halaman rekomendasi hasil kerja Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) sebagai pijakan pembenahan menyeluruh terhadap institusi kepolisian nasional.

Komitmen itu disampaikan usai pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026, yang secara khusus membahas hasil laporan komisi reformasi sekaligus arah besar transformasi Polri ke depan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolri menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang dinilai konstruktif akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjadikan Polri semakin profesional, modern, dan responsif terhadap tuntutan publik.


“Polri pada prinsipnya segera menindaklanjuti terkait dengan usulan-usulan yang memang kami rasa ini akan terus membuat institusi Polri ini menjadi lebih baik,” ujar Kapolri.

Menurut Listyo, salah satu agenda prioritas yang segera masuk tahap pelaksanaan adalah penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), termasuk pembahasan lebih lanjut bersama kementerian terkait mengenai penempatan anggota Polri di luar struktur organisasi formal.

“Penguatan Kompolnas tentunya tadi menjadi bagian yang akan segera kita laksanakan. Penempatan di luar struktur kami segera akan rapatkan dengan Menko Hukum,” lanjutnya.

Selain itu, Polri juga telah menyusun peta jalan reformasi berbasis tahapan strategis jangka pendek, menengah, dan panjang untuk memastikan rekomendasi tidak berhenti sebagai dokumen semata. 

“Dan kemudian juga terkait dengan masalah tata kelola, kami sudah susun untuk mana yang masuk strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Jadi prinsipnya Polri menyambut baik hasil rekomendasi dari Komisi Reformasi Polri dan akan segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya