Berita

Politikus PSI Ade Armando. (Foto: RMOLJatim)

Politik

Ade Armando Cabut dari PSI Gegara Sering jadi Sasaran Tembak

SELASA, 05 MEI 2026 | 16:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politikus PSI Ade Armando akhirnya mengundurkan diri dari partai pimpinan Kaesang Pangarep tersebut lantaran menganggap sikap dan ucapannya sering menjadi sasaran tembak dari publik.

"Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan saya, komentar saya, kritik saya terhadap berbagai pihak," ujar Ade di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.
 
Akademisi UI itu mengaku tidak mau merepotkan para pimpinan PSI yang siap pasang badan untuk membelanya.


"Di pihak lain, PSI sendiri pimpinan-pimpinan PSI selalu mengatakan bahwa mereka selalu bersedia atau mereka selalu berada bersama saya. Tapi tidak adil lah ya kalau bapak-bapak ibu-ibu di PSI harus juga menanggung akibat dari apa yang saya sampaikan," jelasnya.

Pendukung garis keras Jokowi sejak 2012 ini memiliki rekam jejak yang kerap membikin gaduh di publik.

Teranyar, Ade Armando turut dilaporkan ke polisi buntut dugaan provokasi ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Laporan tersebut dilayangkan oleh aliansi 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam ke Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya