Berita

Pemerintah Provinsi Lampung mengekspor 3.330 ton tepung tapioka ke China. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Lampung Ekspor 3.330 Ton Tapioka Senilai Rp26 Miliar ke China

SELASA, 05 MEI 2026 | 16:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 3.330 ton tepung tapioka asal Lampung resmi diekspor ke China dengan nilai mencapai Rp26 miliar. Pelepasan ekspor dilakukan langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama CEO Intan Group Jeremi Gozal di Pelabuhan Panjang, Selasa, 5 Mei 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf, Plt Deputi Karantina Tumbuhan Drama Panca Putra, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Ketua DPRD Tubaba Busroni, serta Ketua Harian HKTI Umar Ahmad.

Ekspor ini dilakukan oleh CV Central Intan dengan dukungan Pelindo, Badan Karantina Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Lampung.


Gubernur Mirzani Djausal menegaskan, ekspor tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing industri tapioka Lampung di pasar global.

“Ke depan kita harus memperbaiki produktivitas dan kualitas tapioka. Ekspor ini membuktikan produk Lampung mampu bersaing di pasar dunia, baik dari sisi kualitas maupun harga,” kata Mirza dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung.

Ia mengakui, pada tahun sebelumnya harga tapioka Lampung sempat kalah bersaing. Namun, dengan terbukanya akses ekspor, perputaran ekonomi di tingkat petani dan pelaku usaha mulai membaik.

Pemprov Lampung kini juga mendorong pengembangan bibit unggul singkong guna meningkatkan produktivitas dan kadar pati, yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani.

Selain itu, gubernur memastikan tidak ada lagi impor singkong yang masuk ke Lampung.

“Impor itu cerita lama. Sekarang kita fokus memperkuat produksi dalam negeri,” tegasnya.

Bahan baku singkong untuk industri ini berasal dari sejumlah daerah sentra di Lampung, antara lain Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Barat, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya