Berita

Ketua Umum SOKSI, Mukhamad Misbakhun. (Foto: ANTARA)

Politik

SOKSI Perkuat Kaderisasi Lewat P2KB

SENIN, 04 MEI 2026 | 18:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi kaderisasi politik melalui program unggulan Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB).

“Kalau berkaitan dengan program, SOKSI ini salah satu pusat kaderisasi Partai Golkar. Tadi disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi salah satu yang program yang selama ini menjadi ikon program unggulan di SOKSI yaitu P2KB (Pendidikan Politik Kader Bangsa),” ujar Ketua Umum SOKSI, Mukhamad Misbakhun, saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Menurut Misbakhun, program P2KB telah melahirkan banyak tokoh yang kini menduduki posisi strategis, mulai dari menteri, anggota DPR, hingga kepala daerah.


“Banyak di antara mereka yang berasal dari program Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB). Nah kita ingin nanti salah satu program itu kita kuatkan di sana dan bagaimana nanti menyesuaikan dengan program-program kaderisasi yang seiring dengan programnya Partai Golkar,” kata Misbakhun.

Ketua Komisi XI DPR RI ini menambahkan, ke depan SOKSI akan menyelaraskan program kaderisasi dengan berbagai lembaga pendidikan politik milik Partai Golkar, seperti Golkar Institute dan termasuk dengan Akademi Partai Golkar.

“Partai Golkar mempunyai sekarang, di selain mempunyai Golkar Institute juga mempunyai Akademi Partai Golkar. Ada institut, ada akademi dan kita punya Pendidikan Politik Kader Bangsa. Tentunya harus diparalelkan. Memparalelkan ini tentunya harus dirumuskan menjadi sebuah keputusan bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Misbakhun menyebut Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rakernas I SOKSI akan menjadi forum strategis untuk merumuskan berbagai program prioritas organisasi ke depan, termasuk dukungan terhadap agenda pemerintah.

“Itu termasuk hal-hal yang akan kita berikan penguatan di dalam program-program SOKSI ke depan yang perlu ditetapkan melalui forum Rapimnas,” pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya