Berita

Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP/Evan Vucc)

Dunia

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

SABTU, 02 MEI 2026 | 23:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Iran tidak lagi memiliki kepemimpinan yang jelas untuk mengakhiri konflik yang berlangsung di negara tersebut.

Ia menilai situasi politik di Teheran menyulitkan pembicaraan, karena belum jelas siapa sosok yang benar-benar memegang kendali untuk mengambil keputusan penting dalam perundingan dengan Washington.

"Kita punya masalah karena tidak ada yang tahu pasti siapa pemimpinnya. Ini sedikit menjadi masalah," kata Trump di Oval Office, Gedung Putih, dikutip dari CNN pada Sabtu, 2 Mei 2026.


Menurut Trump, ketidakpastian kepemimpinan itu membuat arah komunikasi menjadi tidak jelas, termasuk isi pembahasan yang berlangsung di balik layar.

"Tidak ada yang tahu apa isi pembicaraan itu, kecuali saya dan beberapa orang lainnya," ujarnya.

Di sisi lain, Mojtaba Khamenei diketahui masih belum muncul ke publik. Ia dikabarkan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya dalam serangan tersebut.

Trump juga menegaskan bahwa Iran berada dalam tekanan berat dan disebut sangat menginginkan kesepakatan damai dengan AS. Ia turut mengklaim bahwa langkah pemblokiran Selat Hormuz yang dilakukan AS berjalan efektif.

"Ekonomi mereka sedang runtuh. Blokade itu luar biasa. Kekuatan blokade itu luar biasa," tutur Trump.

Meski demikian, Trump memberi sinyal belum tentu akan melanjutkan gencatan senjata yang saat ini berlaku, sekaligus membuka kemungkinan dilanjutkannya serangan ke Iran.

"Saya tidak tahu apakah kita membutuhkannya. Mungkin kita membutuhkannya," tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya