Berita

Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Reuters)

Dunia

Proposal Baru Iran Kembali Ditolak Trump

SABTU, 02 MEI 2026 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran kembali mengajukan proposal baru untuk membuka negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) melalui mediator di Pakistan.

Presiden AS Donald Trump merespons dingin tawaran yang belum dipublikasikan tersebut tersebut. Ia mengaku tidak puas dan menilai proposal Iran belum memenuhi harapan Washington.

“Mereka ingin membuat kesepakatan, saya tidak puas dengan itu, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi,” ujarnya di Gedung Putih, dikutip dari AFP, Sabtu 2 Mei 2026.


Meski demikian, komunikasi antara kedua pihak belum terputus. Trump menyebut negosiasi masih berjalan melalui telepon, meskipun ia membatalkan pengiriman utusan ke Pakistan. Ia juga mengkritik kepemimpinan Iran yang dinilainya tidak solid dalam mengambil keputusan.

Di lapangan, gencatan senjata yang telah berlangsung sekitar tiga minggu masih bertahan, walau kedua negara saling menuduh pelanggaran. Ketegangan kini berfokus di Selat Hormuz, jalur penting bagi sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia.

Blokade laut oleh AS terhadap kapal tanker Iran menekan ekonomi Iran, sekaligus berdampak pada pasar energi global. Ketidakpastian di kawasan ini membuat stabilitas ekonomi dunia ikut terpengaruh.

Upaya diplomasi terus dilakukan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, berkomunikasi dengan sejumlah negara di kawasan dan Uni Eropa untuk mencari solusi, termasuk pembukaan kembali jalur perdagangan di Selat Hormuz.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya