Berita

Proses evakuasi KRL di Stasiun Bekasi Timur (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Nusantara

KAI Perpanjang Pos Tanggap Darurat 14 Hari di Bekasi dan Gambir

SELASA, 28 APRIL 2026 | 12:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) memastikan pos tanggap darurat bagi korban kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur akan diperpanjang hingga dua pekan ke depan.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, layanan ini disediakan untuk membantu korban dan keluarga dalam proses penanganan pascakecelakaan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) yang diawali adanya kecelakaan antara KRL dengan mobil taksi Green SM.

"Untuk pos tanggap darurat sampai hari ini ada di Stasiun Bekasi, juga ada di call center 121 kami. Dan kami akan extend pos tanggap darurat ini selama dua minggu ke depan, 14 hari, dan itu akan ada di Stasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur ini," kata Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa siang, 28 April 2026.


Pos tersebut menyediakan layanan informasi, bantuan korban, hingga koordinasi penanganan lanjutan.

Dalam kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB, sebanyak 14 orang meninggal dunia, luka-luka sebanyak 84 orang yang dirawat di 8 rumah sakit. Korban semuanya perempuan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya