Berita

Kebersamaan Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Gaya Komunikasi Gibran Duplikasi Jokowi

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam merespons pernyataan Jusuf Kalla mendapat sorotan. Pengamat politik Nurul Fatta menilai respons Gibran mencerminkan kontrol diri yang kuat dalam berkomunikasi.

Menurut Nurul Fatta, kemampuan menahan emosi merupakan bagian penting dari instrumen komunikasi politik, yang juga menjadi ciri khas Joko Widodo.

“Kontrol diri itu bagian dari instrumen komunikasi politik, itu yang sering bahkan menjadi khas komunikasi politik Jokowi, tujuannya agar mengundang simpati publik. Nah, Gibran ini duplikatnya Jokowi. Pengelolaan emosi dalam komunikasi politiknya sedang diperagakan Gibran,” ujarnya kepada RMOL, Jumat, 24 April 2026.


Ia menambahkan, karakter komunikasi yang tidak konfrontatif cenderung lebih disukai masyarakat Indonesia, karena mencerminkan sikap legowo dan dewasa dalam berpolitik.

“Masyarakat kita kan lebih suka sosok yang legowo daripada yang konfrontatif. Ini bagian dari membangun persepsi, bahwa Gibran penerus DNA politik Jokowi, sosok pemimpin yang baik, legowo,” jelasnya.

Nurul Fatta juga menilai Gibran tidak perlu mencari referensi jauh dalam belajar politik, karena telah memiliki contoh langsung dari Presiden Jokowi.

“Gibran tidak perlu berguru jauh-jauh soal politik. Cukup sama Jokowi. Justru bukan hanya menarik konstituen JK, bahkan yang netral pun,” pungkasnya.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya mengklaim memiliki andil dalam kemenangan Joko Widodo sebagai presiden menuai sorotan.

Alih-alih tersinggung atau membantah, Gibran yang juga putra sulung Jokowi justru merespons dengan nada positif. Ia menyebut Jusuf Kalla sebagai sosok teladan, bahkan mengaku mengidolakannya.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya