Berita

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) menggelar Paskah Nasional 2025 di STT SETIA Jakarta. (Foto: Dok. BEM KSI)

Nusantara

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 04:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Paskah harus menjadi momentum refleksi kebangsaan dan global di tengah meningkatnya konflik dunia.

Hal ini mengemuka saat Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) menggelar Paskah Nasional 2025 di STT SETIA Jakarta.

Koordinator Pusat (Korpus) BEM KSI, Charles Gilbert menegaskan bahwa makna kebangkitan Kristus bisa diterjemahkan dalam tindakan nyata, salah satunya dalam merespons krisis kemanusiaan global.


“Kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa rohani, tetapi panggilan untuk membangun kembali kemanusiaan yang retak oleh konflik, kebencian, dan ketidakadilan," kata Charles dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Jumat 24 April 2026.

Secara khusus Charles juga menyoroti konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang sampai saat ini terus memicu ketegangan geopolitik dan berdampak pada stabilitas global.

“Tidak ada kemenangan sejati di atas penderitaan manusia,” kata Charles.

Untuk itu, BEM KSI mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak bersikap apatis terhadap isu global.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya