Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 19:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun. Angka ini tumbuh 7,2 persen secara tahunan (yoy). Secara kuartalan, pertumbuhan relatif tipis yakni 0,4 persen dibandingkan triwulan IV 2025 sebesar Rp496,9 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, capaian ini menunjukkan minat investor tetap terjaga di tengah dinamika global.

“Pertumbuhan investasi sebesar 7,2 persen pada triwulan pertama menunjukkan bahwa minat investor, baik domestik maupun asing tetap kuat,” kata Rosan pada Kamis, 23 April 2026.


Realisasi investasi tersebut juga menyerap 706.569 tenaga kerja Indonesia, meningkat 18,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari total investasi, sebesar Rp250,0 triliun atau 50,1 persen berasal dari penanaman modal asing (PMA), sedangkan Rp248,8 triliun atau 49,9 persen dari penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Menariknya, sebaran investasi lebih banyak terjadi di luar Pulau Jawa sebesar Rp251,3 triliun atau 50,4 persen, melampaui Pulau Jawa yang sebesar Rp247,5 triliun atau 49,6 persen.

“Dominasi investasi di luar Pulau Jawa menunjukkan pembangunan ekonomi semakin inklusif, didorong kebijakan hilirisasi,” jelas Rosan.

Secara sektoral, investasi masih didominasi industri pengolahan, terutama logam dasar dengan nilai Rp69,4 triliun sebagai penggerak utama hilirisasi. Sementara itu, total investasi sektor hilirisasi mencapai Rp147,5 triliun atau hampir 30 persen dari total investasi triwulan ini, dengan pertumbuhan 8,2 persen secara tahunan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya