Berita

Zulkifli Hasan saat masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan RI. (Foto: Dok. Kemendag)

Politik

Zulhas Beri Sinyal Harga Minyakita Naik

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 18:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan sinyal akan adanya kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pada produk Minyakita.

Hal tersebut disampaikan Zulhas, usai rapat koordinasi bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Usai rapat itu, Budi Santoso menyampaikan usulan HET Minyakita dinaikkan. Alasannya, HET tidak berubah sejak ditetapkan Rp15.700 per liter pada 14 Agustus 2024.


"Arahnya itu dulu. Kita diskusikan dulu, habis itu nanti ratas lagi. Kita lihat kan, itu (harga Minyakita) sudah tiga tahun lebih Rp15.700, kan semua harus disesuaikan," kata Budi, Rabu 22 April 2026.

Budi memastikan akan mengikuti arahan untuk melakukan perhitungan hingga kemudian bisa dibahas kembali terkait kemungkinan untuk menaikkan harga Minyakita.

"Nanti kita kaji. Nanti dari hasil rapat tadi kita akan kaji, kita hitung lagi. Kita hitung bareng-bareng," pungkas Budi.

Sementara Zulhas mengakui harga Minyakita sudah bertengger cukup lama di level saat ini.

"Tadi Mendag mengusulkan penyesuaian, tapi saya minta dihitung dulu," ujar Zulhas.

Ia menjelaskan setelah ada perhitungan pasti, usulan tersebut akan kembali dibahas dalam rapat khusus. 

"Kita minta BPKP dan beberapa instansi terkait untuk menghitung mana-mana nanti baru kita rapat secara khusus. Jadi minyak kita tidak ada perubahan harga," jelasnya.

Adapun saat ini, harga Minyakita di pasar sudah melampaui harga HET yang ditetapkan pemerintah.

Hasil Rapat Koordinasi (Rakor) di tengah pasokan crude palm oil (CPO) domestik yang melimpah hingga 5,7 juta ton, harga Minyakita justru melonjak di kisaran Rp20.000-Rp22.000 per liter di wilayah dengan distribusi paling lancar seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya