Berita

Ilustrasi

Politik

Selain Fisik, Jamaah Haji Diimbau Siapkan Uang Saku Tambahan

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jamaah haji yang akan menjalankan ibadah pada tahun 2026 diimbau untuk mempersiapkan fisik dengan baik, serta uang saku tambahan secara mandiri.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah menekankan bahwa kesehatan jasmani dan mental adalah pilar utama bagi jemaah sebelum berangkat. 

"Saya rasa persiapan dari sisi mental kemudian dari sisi fisik juga dari sisi keuangan itu menjadi satu hal yang sangat penting bagi seorang jamaah haji untuk bisa berangkat," ujar Fadlul dikutip siaran CNN Indonesia TV, Senin 20 April 2026.


Selain persiapan fisik, kata Fadlul, pengelolaan keuangan pribadi juga harus dihitung secara saksama oleh para jamaah.

Walaupun pemerintah telah mendistribusikan uang saku dari komponen pembiayaan yang ada, Fadlul mengimbau masyarakat untuk tetap menyiapkan alokasi dana cadangan demi memenuhi keperluan ekstra pribadi maupun untuk keluarga yang ditinggalkan di Tanah Air.

"Di sisi lain juga walaupun jamaah haji ini sudah dikasih sangu sebesar 750 Riyal untuk belanja, tapi juga ini dibutuhkan tambahan-tambahan biaya sebenarnya," jelas Fadlul.

Masih kata Fadlul, kesiapan mental yang kuat ini juga sangat dibutuhkan untuk merespons dinamika jadwal operasional di lapangan, khususnya terkait potensi kendala rute penerbangan internasional.

Fadlul mewanti-wanti bahwa setiap bentuk penundaan penerbangan sekecil apa pun akan menciptakan efek domino yang langsung merombak sistem pengaturan penginapan.

"Kalau misalnya di Madinah geser sedikit ada flight yang ter-distract gitu wah itu akomodasi itu muter itu. Jadi makanya kita harus banyak-banyak berdoa lah supaya lancar," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya