Berita

Jambret HP milik WNA asal Jerman berhasil diringkus Polres Metro Jakarta Pusat. (Foto: Dok. Polri)

Hukum

Komplotan Jambret HP Bule Jerman di Sawah Besar Diciduk

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 14:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap komplotan penjambret handphone milik warga negara asing (WNA) asal Jerman yang beraksi di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Dalam pengungkapan kasus ini, tiga orang pelaku diamankan, termasuk satu penadah barang hasil kejahatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E. P. Hutagalung mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan korban. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.


“Begitu laporan diterima, kami langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP dan analisa CCTV, identitas pelaku berhasil kami kantongi hingga akhirnya dilakukan penangkapan,” ujar Reynold, Kamis, 23 April 2026.

Para pelaku ditangkap di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara, pada Rabu, 22 April 2026. Dua pelaku utama berinisial F dan Y diamankan di salah satu rumah, sementara satu pelaku lainnya ditangkap kemudian.

“Dari hasil pengembangan, kami juga mengamankan penadah berinisial AHS yang membeli handphone milik korban,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam aksi penjambretan tersebut.

“F berperan sebagai pengendara motor, Y sebagai eksekutor yang merampas handphone korban, sedangkan AHS sebagai penadah,” kata Roby.

Saat ini ketiga pelaku telah ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat beserta barang bukti satu unit handphone milik korban. Mereka dijerat Pasal 477 UU 1/2023 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Sebelumnya, aksi penjambretan terhadap WNA asal Jerman itu sempat viral setelah terjadi di sekitar kawasan Sekolah Santa Ursula Jakarta, Jalan Pos, Pasar Baru, pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 16.55 WIB.

Korban bernama Robin saat itu tengah menggunakan ponsel di pinggir jalan dekat zebra cross, sebelum tiba-tiba dirampas pelaku yang berboncengan sepeda motor.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya