Berita

Menteri Federal untuk Urusan Eropa dan Internasional Austria Beate Meinl-Reisinger dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, serta Ekspatriat Maroko Nasser Bourita (Foto: Hespress)

Global

Austria Perkuat Dukungan untuk Otonomi Sahara Maroko

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 12:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Austria mempertegas dukungannya terhadap penyelesaian sengketa Sahara melalui skema otonomi di bawah kedaulatan Maroko, sebagaimana ditegaskan dalam Resolusi 2797 (2025) Dewan Keamanan PBB.

Sikap itu disampaikan dalam komunike bersama antara Menteri Federal untuk Urusan Eropa dan Internasional Austria Beate Meinl-Reisinger dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, serta Ekspatriat Maroko Nasser Bourita di Wina pada Rabu, 22 April 2026.

Austria menyatakan bahwa otonomi Sahara Maroko dapat menjadi solusi yang paling layak dalam upaya menyelesaikan konflik berkepanjangan di kawasan Sahara Maroko.


Tak hanya itu, dalam komunike bersama tersebut, Austria juga menyambut pengesahan Resolusi 2797 yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah Sekretaris Jenderal PBB dan Utusan Pribadinya untuk memfasilitasi perdamaian melalui otonomi Sahara Maroko sebagai dasar yang adil.

"Austria menyatakan dukungannya terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797 (2025) yang menegaskan bahwa otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi yang paling layak," bunyi Komunike bersama tersebut.

Sikap terbaru Wina ini dinilai memperkuat tren dukungan internasional terhadap posisi Maroko, seiring meningkatnya momentum diplomatik yang digalang oleh Raja Mohammed VI dalam beberapa tahun terakhir.

Momentum tersebut mencapai titik penting dengan diadopsinya Resolusi 2797 oleh Dewan Keamanan PBB pada 31 Oktober 2025, yang kini menjadi landasan utama dalam mendorong solusi damai, berkelanjutan, dan dapat diterima semua pihak dalam konflik Sahara Maroko.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya