Berita

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Foto: Tim Nadiem Makarim)

Hukum

Dokter Kejaksaan Nyatakan Nadiem Makarim Sehat

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 04:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim medis Kejaksaan memastikan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek (2019-2022), dalam kondisi sehat.

Dokter Kejaksaan RI, dr. Muhammad Yahya Shobirin mengatakan, sebelum berangkat ke Pengadilan Tipikor Jakarta, Nadiem lebih dulu menjalani skrining kesehatan standar di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

"Berdasarkan pemeriksaan dokter Kejaksaan, kondisi terdakwa tidak dalam keadaan lemah dan dinyatakan mampu untuk mengikuti persidangan,” kata Yahya dalam keterangan resmi, Rabu 22 April 2026.


Selain memantau kesehatan secara interal, Yahya juga memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit tempat Nadiem ditangani.

"Kami terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan tim dokter bedah di RS Abdi Waluyo. Jadi, penanganan ini terpantau secara profesional dan berkelanjutan," kata Yahya.

Terkait narasi yang beredar di publik mengenai kondisi Nadiem yang drop secara tiba-tiba tanpa pengawasan, Yahya menegaskan bahwa tim medis selalu siaga melakukan penilaian di lapangan.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat memutuskan untuk menunda persidangan Nadiem Makarim pada Senin 27 April 2026.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya