Berita

Ibrahim Arief alias Ibam. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

RABU, 22 APRIL 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Nama Ibrahim Arief alias Ibam jadi trending topic di media sosial X pada Rabu malam, 22 April 2026 atau tepat sehari jelang sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 23 April 2026. 

Tagar #IbamChromebook, #SidangPledoiIbam, dan #UsutTuntasChromebook memuncaki trending X Indonesia dengan lebih dari 210 ribu cuitan. 

Di TikTok, potongan video sidang sebelumnya dan cuplikan pernyataan Ibam ditonton 4,7 juta kali.


Seperti diketahui, Ibam yang merupakan konsultan Kemendikbud di era Nadiem Makarim, didakwa jaksa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook untuk digitalisasi sekolah tahun anggaran 2021-2022. Nilai proyek mencapai Rp2,4 triliun untuk 1 juta unit.

Dalam surat dakwaan, JPU mendakwa Ibam selaku mantan staf ahli di kementerian terkait turut serta mengatur spesifikasi teknis yang disebut “mengarah ke satu merek” dan tidak sesuai kebutuhan sekolah 3T.

Dalam perkara ini, Ibam dituntut 15 tahun penjara, serta denda sebesar Rp1 miliar subsider 190 hari pidana kurungan dan membayar uang pengganti Rp16,92 miliar subsider 7 tahun dan 6 bulan penjara.

Dalam eksepsi, mereka menyebut Ibam tidak punya kewenangan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, Kuasa Pengguna Anggaran, maupun panitia lelang. 

“Klien kami hanya narasumber diskusi, tidak ikut menyusun HPS atau meneken kontrak,” kata pengacara Ibam, Yustisia Wardani usai sidang tuntutan pekan lalu.

Kasus ini sendiri banyak menyedot perhatian publik. Salah satunya adalah mantan Dubes RI untuk Polandia, Peter. F. Gontha.

Dalam postingannya, Peter menyayangkan sebuah dedikasi yang dilakukan Ibam saat menjadi konsultan di Kemendikburistek dan rela pulang ke Indonesia harus dibayar dengan dijadikannya terdakwa. 

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya