Berita

Kolase foto Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Dua Dirjen yang Dicopot Purbaya Jabat Komisaris Bank BUMN

RABU, 22 APRIL 2026 | 21:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dua pejabat eselon I Kementerian Keuangan yang dicopot Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa 21 April 2026 menjabat sebagai komisaris di bank milik negara.

Berdasarkan penelusuran RMOL, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu baru diangkat sebagai Komisaris Non Independen PT BNI (Persero) Tbk pada bulan April 2026 ini. 

Pengangkatan tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan.


"RUPS Luar Biasa Perseroan 2025 telah menyetujui pengangkatan Bapak Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris Non Independen Perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dikutip Rabu, 22 April 2026.

Berdasarkan hasil RUPSLB, Febrio mulai efektif menjabat pada April 2026. Penetapan itu juga merujuk pada Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEPR-48/D.03/2026 tertanggal 17 April 2026 yang memberikan persetujuan atas pengangkatan tersebut.

"Berkenaan dengan hal tersebut dan dengan memperhatikan peraturan OJK terkait, maka bersama ini kami laporkan tanggal efektif pengangkatan Bapak Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris Non Independen Perseroan pada tanggal 17 April 2026," imbuh perseroan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Anggaran Luky Alfirman yang juga diberhentikan dari jabatannya, lebih dulu menempati posisi komisaris di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pengangkatannya telah disetujui dalam RUPSLB yang digelar pada akhir 2025.

Melalui akun Instagram resminya, Bank Mandiri menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Dewan Komisaris yang mendapatkan mandat baru, termasuk Luky Alfirman.

"Perubahan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan memastikan kesinambungan kepemimpinan untuk mendukung transformasi serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," tulis Bank Mandiri pada 20 Desember 2025 lalu.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya