Berita

Iwan Piliang bersama Saiful Mujani dan Akbar Faizal. (Foto: akun X @iwanpiliang7)

Politik

Iwan Piliang:

Energi Bangsa bisa Habis Ikuti Pola Pikir Saiful Mujani

RABU, 22 APRIL 2026 | 18:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aktivis sekaligus jurnalis senior Iwan Piliang menyebut pemikiran pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Prof. Saiful Mujani yang mendorong pemakzulan presiden di luar jalur konstitusi sangat menyedot energi bangsa.

Hal itu disampaikan Iwan dalam unggahan di akun X pribadinya saat menceritakan undangan podcast bersama Akbar Faizal dalam kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, dikutip Rabu, 22 April 2026. 
 
“Belum lama ini Menkes mengatakan ada 25 juta warga kita mengalami persoalan kejiwaan. Dugaan saya lebih. Bung @akbarfaizal68 memfasilitasi saya berdebat dengan @saiful_mujani. Kemarin taping pukul 15 dan akan tayang nanti jam 19 di Youtube,” tulis Iwan Piliang. 


Ia sebelumnya mempertanyakan mengapa Saiful Mujani mem-block akun X pribadinya.

“Kemarin kepada Prof DR Mujani saya sampaikan kenapa X saya di-block? ia nyengir tanpa alasan. Sampai pukul 07.16 barusan block saya tak kunjung ia buka,” ungkap dia. 

Pembahasan kemudian berlanjut kepada isu pemakzulan Prabowo Subianto yang sempat terlontar dalam ceramah Saiful Mujani.

“Di saat taping kemarin, ia seakan memaksa topik fokus ke ranah premis dia saja, tak melebar. Kalau tak dibantah dg fakta ekonomi kuat, ajakan soal menurunkan presiden @prabowo kian absurd-lah. Pasal 7A, UUD 1945 katakanlah terpenuhi, saya katakan kita lanjut pasal 8: ia pun tak setuju Gibran jadi Presiden,” bebernya. 

“Weleh-weleh, Lahhh betapa abis energi bangsa bila mengikuti pola pikir sang profesor satu ini. Sebagai penerima Bakrie Award pada 2017, kategori Pemikir Sosial, award itu saya usulkan dicabut saja @aburizalbakrie @anindyaba @ardibakrie @UBcampus @TeguhTatong,” tandasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya