Berita

Menlu Sugiono (Foto: Youtube Bakom RI)

Global

Menlu Bantah Isu Overflight Access AS Seret Indonesia ke Konflik Global

RABU, 22 APRIL 2026 | 16:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Sugiono membantah anggapan bahwa rencana overflight access yang diajukan Amerika Serikat akan menyeret Indonesia ke pusaran konflik global. 

Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu, 22 April 2026, Sugiono menegaskan pemerintah bekerja berdasarkan konstitusi memiliki kewajiban utama menjaga kedaulatan serta melindungi seluruh tumpah darah Indonesia. 

Karena itu, setiap pembahasan yang menyangkut kepentingan strategis nasional dipastikan akan ditempatkan dalam koridor kepentingan negara.


Sugiono menepis asumsi bahwa rencana tersebut identik dengan keberpihakan Indonesia dalam rivalitas global. 

“Jadi, saya tidak melihat urusannya sama menyeret Indonesia ke dalam konflik global,” ujar Sugiono.

Dia menjelaskan, overflight access sejauh ini baru diajukan oleh pihak Amerika yang masih akan melalui berbagai proses dan mekanisme pembahasan di Indonesia. 

Dalam setiap tahapan itu, kata dia, faktor kedaulatan dan kepentingan nasional tetap menjadi pertimbangan utama. 

“Kedaulatan, kepentingan nasional itu juga pasti akan menjadi sesuatu yang utama,” tegasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya