Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa 21 April 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

KCIC Bakal di Bawah Kemenkeu? Begini Kata Purbaya

RABU, 22 APRIL 2026 | 14:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal isu PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bakal berada di bawah Kementerian Keuangan. 

Menurut Purbaya, keputusan tersebut akan diumumkan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. 

“Nanti setelah diumumkan Pak AHY, saya pikir saya nggak berhak ngomongin sekarang ya," kata Purbaya saat ditemui di Ayana Midplaza, Jakarta pada Rabu, 22 April 2026.


Namun demikian, ia memastikan bahwa proses restrukturisasi utang Whoosh telah rampung.

"Nanti tanya Pak AHY begitu pengumuman nanti. Tapi yang jelas udah putus, cuma belum saatnya diumumkan dan saya enggak berhak ngumumin," jelasnya.

Purbaya mengatakan hasil keputusan tersebut akan segera disampaikan kepada publik dalam waktu dekat.

“Sudah, sudah kelar tinggal diumumkan,” tuturnya.

Bendahara negara itu juga mengungkapkan telah melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan China untuk membahas hal tersebut, mengingat proyek ini berkaitan erat dengan hubungan jangka panjang kedua negara.

“Saya bilang ke Menteri Keuangan Cina sudah diputuskan tinggal diumumkan jadi pihak Cina nggak usah khawatir. Indonesia tidak pernah menyimpang atau tidak pernah melanggar janji. Itu kan kredibilitas kita yang kita jaga di dunia internasional,” ujar Purbaya.

Ia menekankan bahwa langkah ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjaga kepercayaan global, terutama di mata mitra pentinf seperti China.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya