Berita

Presiden RI Prabowo Subianto berfoto bersama Carmen dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung (Foto: Instagram)

Global

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

RABU, 22 APRIL 2026 | 13:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah berencana memperbanyak penyelenggaraan konser K-Pop di Indonesia sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya sekaligus merespons tingginya minat masyarakat terhadap industri hiburan Korea Selatan.

Rencana tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Menurutnya, gagasan itu muncul langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah percakapan yang menyinggung fenomena K-Pop di Tanah Air.


“Dan kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, ini khusus untuk penggemar K-Pop, Bapak Presiden berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop,” ujar Sugiono.

Menurut Sugiono, pemerintah juga melihat adanya potensi besar dari keterlibatan talenta Indonesia di industri K-Pop yang selama ini berkembang pesat di Korea Selatan.

“Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu Pak KSP, personel dari grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance, Bapak Ibu sekalian,” tuturnya.

Dalam kunjungan kenegaraan ke Seoul pada 1 April lalu, Presiden Prabowo menunjukkan ketertarikannya terhadap budaya populer Korea, termasuk K-Pop.

Salah satu momen yang mencuri perhatian publik terjadi saat Prabowo berfoto bersama Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung dan idol K-Pop asal Indonesia, Carmen Hearts2Hearts, di Istana Kepresidenan Blue House. 

Langkah memperbanyak konser K-Pop di Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lebih luas, sekaligus mendukung talenta Indonesia agar semakin diakui di panggung industri hiburan global.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya