Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Bisnis

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

RABU, 22 APRIL 2026 | 13:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi X DPR RI menyesalkan adanya peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Universitas Diponegoro (Undip) yang berbuat curang dengan menanam alat bantu di telinga.

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menilai hal itu bukan sekadar pelanggaran aturan. Perbuatan itu bahkan menjadi persoalan serius karena menyangkut integritas.

"Kasus kecurangan di UTBK ini jelas memprihatinkan, apalagi sampai memakai alat tersembunyi di telinga. Ini bukan sekadar melanggar aturan, tapi soal integritas," kata Lalu kepada wartawan, Rabu, 22 April 2026.


Legislator dari Fraksi PKB ini menyatakan bahwa UTBK merupakan gerbang awal menuju dunia akademik sekaligus profesional. Oleh karena itu, kata Lalu Hadrian, praktik kecurangan sejak tahap awal sangat berbahaya dan berpotensi membentuk karakter yang tidak jujur.

"UTBK adalah langkah awal ke dunia akademik dan profesional. Kalau dari awal sudah terbiasa curang, ada risiko kebiasaan itu terbawa ke depan. Padahal, yang dibutuhkan bukan cuma pintar, tapi juga jujur dan bisa dipercaya," ujarnya.

Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) itu pun mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam proses seleksi. Menurutnya, hasil yang diperoleh secara jujur jauh lebih bernilai.

"Pesan saya sederhana, lebih baik gagal dengan jujur daripada berhasil dengan cara curang. Karena yang diuji bukan cuma nilai, tapi juga karakter," ujarnya.

Lalu Hadrian pun meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan UTBK. Dia mengingatkan agar pengawasan di ruang ujian harus diperketat.

"Ya tentu (perketat pengawasan), panitia harus memastikan steril dan deteksi awal kecurangan harus segera dilakukan," tandasnya.

Sebelumnya, seorang peserta UTBK SNBT 2026 di kampus Undip kepergok curang dengan menanam alat bantu di telinga. Peserta itu kemudian dibawa ke ke klinik telinga hidung dan tenggorokan (THT) hingga diserahkan ke Polsek Tembalang.

Kecurangan itu dideteksi panitia UTBK pada Selasa pagi, 21 April 2026, saat proses skrining menggunakan metal detector. Pengecekan dilakukan sebelum peserta mengikuti UTBK oleh panitia perempuan.

Peserta itu tidak langsung didiskualifikasi, tetapi harus menjalani interogasi oleh panitia UTBK terlebih dahulu. Interogasi berlangsung cukup lama, bahkan panitia sempat membawa peserta itu ke klinik THT.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya