Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

RABU, 22 APRIL 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto terus mendorong penguatan kerja sama strategis dengan Rusia, termasuk membuka peluang pengiriman warga negara Indonesia (WNI) untuk mengikuti program kosmonaut. 

Kabar itu diungkap Menteri Luar Negeri Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Dikatakan bahwa Pemerintah akan melakukan penjaringan untuk menentukan putra terbaik yang berkesempatan mengikuti program tersebut.


“Hal-hal lain yang dibahas juga mengenai kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa. Bapak Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program kosmonautnya Rusia,” kata Sugiono.

Menlu menegaskan, keikutsertaan dalam program kosmonaut merupakan indikator penting bagi kemajuan suatu negara dalam penguasaan teknologi tinggi. 

Negara yang mampu mengirim manusia atau perangkat ke orbit dinilai memiliki keunggulan signifikan di bidang tersebut.

“Karena ini merupakan satu parameter bahwa suatu negara memiliki keunggulan di bidang teknologi, kemudian bisa mengirimkan awak ataupun alat ke orbit,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya