Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama (Foto: Net)

Politik

Dituduh Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lacak Pelaku Lewat Sayembara

RABU, 22 APRIL 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Anggota DPR dari Fraksi PAN, Surya Utama alias Uya Kuya mengambil langkah tak biasa dalam menghadapi serangan hoaks yang menimpa dirinya. 

Ia mengumumkan sayembara terbuka untuk publik, dengan imbalan uang tunai Rp1 juta bagi siapa pun yang mampu mengungkap identitas akun-akun penyebar fitnah tersebut.

Uya menyebut, sayembara ini bukan sekadar aksi spontan, melainkan bentuk partisipasi masyarakat untuk membantu aparat penegak hukum. 


Ia meminta siapa saja yang memiliki informasi valid dan lengkap terkait akun-akun penyebar hoaks agar segera menghubunginya. Jika data yang diberikan terbukti benar, ia memastikan hadiah akan diberikan sesuai janji.

"Rp1 juta masing-masing. Nah, kalau memang tepat ya, benar ya," kata Uya kepada wartawan, dikutip Rabu, 22 April 2026.

Langkah ini diambil setelah dirinya berkaca dari pengalaman pahit sebelumnya. Ia mengaku masih dibayangi trauma akibat insiden penjarahan rumahnya pada Agustus 2025, yang disebut dipicu oleh maraknya informasi palsu tentang dirinya yang beredar luas di media sosial.

Menurut Uya, hoaks tersebut berasal dari potongan video lama yang diedit ulang dengan tambahan narasi menyesatkan. Konten-konten itu kemudian disebarkan secara masif hingga membuat publik percaya bahwa pernyataan dalam video tersebut benar-benar berasal darinya.

"Itu kan bukan omongan saya, saya enggak pernah ngomong begitu," ujarnya.

Merasa tak bisa lagi tinggal diam, Uya akhirnya memilih jalur hukum. Ia mengungkapkan telah melaporkan sejumlah akun di berbagai platform media sosial seperti X, Threads, dan Instagram ke pihak kepolisian. Laporan tersebut telah diajukan ke Direktorat Siber Polda Metro Jaya pada Sabtu malam.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya