Berita

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama delegasi United Nations Police Division yang dipimpin United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta. (Foto: Humas Polri)

Presisi

Polri Perkuat Kesetaraan Gender Lewat Misi Perdamaian Dunia

SELASA, 21 APRIL 2026 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pengarusutamaan peran Polisi Wanita (Polwan) sebagai bagian dari transformasi kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia yang inklusif dan berkeadilan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police Division yang dipimpin United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Faisal Shahkar menyampaikan bahwa peningkatan keterwakilan perempuan menjadi prioritas utama United Nations Police dalam misi perdamaian dunia.


“Kami mendorong peningkatan keterwakilan perempuan, termasuk pada posisi senior leadership dalam misi PBB. Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih jauh dalam hal ini,” ujar Faisal dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Ia juga menegaskan bahwa UN akan terus membuka ruang bagi pengembangan kapasitas Polwan melalui berbagai program, termasuk pelatihan kepemimpinan seperti Female Commander Training, sebagai bagian dari upaya membangun pipeline kepemimpinan perempuan di level global.

Sebagai langkah konkret, Polri secara aktif melaksanakan capacity building Polwan melalui pelatihan berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun kolaborasi internasional, guna memastikan kesiapan personel perempuan dalam menghadapi dinamika tugas di wilayah konflik.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri terus membuka ruang yang setara bagi Polwan untuk berperan tidak hanya pada fungsi pendukung, tetapi juga pada posisi operasional hingga kepemimpinan dalam misi internasional.

Salah satu capaian penting adalah keberhasilan penugasan AKP Fajar Yuliyanto sebagai Gender-Based Violence Adviser pada misi UNISFA, yang berperan dalam penanganan isu kekerasan berbasis gender serta perlindungan kelompok rentan di daerah konflik.

Dalam kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan: 140 personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah; 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu: 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah); 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan); 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo); 6 personel di UNFICYP (Siprus); dan 3 personel di UNISFA (Abyei).

“Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan peran Polwan dalam misi internasional, termasuk melalui penguatan kapasitas, akses yang setara, serta kesempatan untuk menduduki posisi strategis di tingkat global,” ujar Wakapolri.

Sejalan dengan hal tersebut, Polri juga memperkuat jejaring internasional melalui keterlibatan aktif dalam International Association of Women Police, sebuah organisasi global yang berfokus pada penguatan kapasitas, jaringan, dan profesionalisme Polwan di seluruh dunia.

Polri telah berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan IAWP sejak tahun 2020 dan akan menjadi tuan rumah IAWP Conference 2026 di Bali, yang akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran dan posisi Polwan Indonesia di tingkat global.

Kolaborasi antara Polri, UN Police, dan IAWP juga sejalan dengan upaya global dalam mendorong peningkatan jumlah dan kualitas female peacekeepers, sekaligus memperkuat perspektif gender dalam operasi perdamaian.

Pendekatan berbasis gender ini dinilai tidak hanya meningkatkan efektivitas pelaksanaan misi, tetapi juga memperkuat pendekatan humanis dalam penanganan konflik, khususnya dalam perlindungan perempuan, anak, serta kelompok rentan lainnya.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Polri untuk terus memperkuat kontribusi dalam misi perdamaian dunia, dengan memastikan bahwa nilai kesetaraan, inklusivitas, dan profesionalisme Polwan menjadi bagian integral dalam setiap penugasan internasional.

Ke depan, Polri optimistis bahwa melalui kerja sama yang erat dan berkelanjutan dengan PBB serta jejaring global, Polwan Indonesia akan semakin siap tampil dan berperan pada level kepemimpinan strategis dalam misi perdamaian dunia.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya