Berita

Aparat kepolisian menjaga demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa malam, 21 April 2026. (Foto: Warganet)

Nusantara

Kantor Gubernur Kaltim Rudy Masud Masih Didemo hingga Malam

SELASA, 21 APRIL 2026 | 20:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda memanas hingga Selasa malam, 21 April 2026.

Sejumlah demonstran dilaporkan menolak membubarkan diri meski situasi semakin tidak kondusif. Kondisi tersebut memaksa aparat kepolisian mengambil langkah pengendalian guna mencegah eskalasi yang lebih luas.

Ketegangan meningkat saat sebagian massa mulai melempar batu dan botol ke arah petugas. Bahkan, kawat berduri yang dipasang sebagai pembatas berhasil disingkirkan oleh demonstran yang berupaya masuk ke area kantor gubernur.


Aparat kepolisian tetap berupaya menjaga formasi dan menahan diri di tengah tekanan massa. Upaya pembubaran dilakukan secara bertahap untuk mengurai konsentrasi massa.

Hingga pukul 19.00 WITA, petugas masih terus mendorong massa menjauh dari kawasan kantor gubernur. Sejumlah kendaraan taktis juga disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.

Sebelumnya, perwakilan DPRD Kaltim menandatangani pakta integritas di hadapan massa Aliansi Rakyat dalam unjuk rasa besar-besaran yang juga terjadi di depan Gedung DPRD Kaltim hari ini.

Langkah ini menjadi jawaban atas desakan publik yang menuntut pemulihan fungsi pengawasan legislatif melalui tiga tuntutan utama. Massa yang tergabung dalam “Aksi 214” ini datang dengan membawa tiga poin krusial yang menjadi dasar pergerakan.

Mereka meminta adanya audit total kebijakan pemerintah, pembersihan praktik nepotisme dan penguatan taji legislatif dalam mengontrol kebijakan eksekutif.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya