Berita

Konferensi Pers Paskah Nasional Partai Golkar 2026 di Jakarta, Selasa, 21 April 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Golkar Siapkan Paskah Nasional, Libatkan Jemaat dan Jajaran Pemerintah

SELASA, 21 APRIL 2026 | 14:23 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Partai Golkar akan menggelar Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional 2026.

Agenda dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta ini disebut sebagai bagian dari penegasan Golkar sebagai partai kebangsaan yang menjadikan keberagaman sebagai fondasi politik. 

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan bagian dari posisi ideologis partai.


“Peringatan Paskah oleh Partai Golkar adalah bukti Golkar sebagai partai inklusif yang lahir dari rahim Pancasila dan menghormati hari besar agama,” kata Ace dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Ace juga menyebut acara ini akan dihadiri Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia serta ribuan jemaat dan warga gereja dari wilayah Jabodetabek. 

Menurutnya, acara diselenggarakan secara internal dengan mengundang pimpinan dari organisasi-organisasi keagamaan Kristen seperti PGI, PWI, dan lainnya.

Di sisi lain, Golkar menegaskan bahwa peringatan Paskah ini adalah bagian dari implementasi doktrin “karya kekaryaan”, sekaligus upaya memperkuat pesan kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk. Ace menyebut, semangat Paskah dimaknai sebagai momentum pembaruan solidaritas dan kemanusiaan.

Ketua Panitia, Melki Laka Lena, menambahkan bahwa kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi aksi sosial seperti bantuan renovasi gereja dan santunan untuk panti asuhan lintas agama. Ia menegaskan tema yang diangkat selaras dengan nilai kebangsaan dan program pemerintah

"Bangkit untuk Indonesia yang inklusif dan lebih bermartabat," kata Melki.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya