Berita

Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Tb Ace Hasan Syadzily. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Kursi Ketua DPRD Kosong, Golkar Percepat Penunjukan PLT dan Musda di Maluku Tenggara

SELASA, 21 APRIL 2026 | 13:56 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Partai Golkar bergerak cepat untuk menjaga stabilitas organisasi di Maluku Tenggara pasca meninggalnya Ketua DPRD setempat, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.

Kekosongan jabatan tersebut akan segera diisi melalui penunjukan pelaksana tugas (PLT) serta pelaksanaan musyawarah daerah (musda) dalam waktu dekat.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar, TB Ace Hasan, menegaskan bahwa penataan internal menjadi prioritas utama agar roda organisasi tetap berjalan di tengah situasi duka. Ia menjelaskan, mekanisme penunjukan PLT akan dilakukan oleh pengurus tingkat provinsi sebelum musda digelar.


“Sebentar lagi akan dilakukan musda. DPRD Provinsi akan menunjuk PLT untuk posisi Ketua di Maluku Tenggara, dan sesegera mungkin musyawarah daerah akan dilaksanakan,” ujar Ace kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21 April 2026).

Ace menambahkan, langkah ini penting untuk memastikan kondisi politik di daerah tetap kondusif pasca peristiwa tersebut. Golkar juga mengimbau seluruh kader untuk tetap tenang dan menahan diri sambil menunggu proses hukum berjalan.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada ketentuan hukum yang berlaku agar pelaku yang menyebabkan meninggalnya Ketua DPRD Golkar Maluku Tenggara dapat dihukum,” lanjutnya.

Diketahui, Nus Kei meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, pada Minggu (19 April 2026). Insiden terjadi tak lama setelah korban tiba dari Ambon dan sempat berinteraksi dengan keluarga sebelum diserang.

Golkar menegaskan, proses konsolidasi internal akan dipercepat agar kepemimpinan di daerah segera pulih, sehingga tidak mengganggu jalannya pemerintahan maupun dinamika politik lokal.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya