Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CBS)

Dunia

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

SELASA, 21 APRIL 2026 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang berakhirnya gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, situasi keamanan di kawasan kembali memanas.

Kelompok bersenjata di Irak, Saraya Awliya al-Dam, memberi peringatan keras bahwa mereka siap kembali melancarkan serangan.

Abu Mahdi al-Ja’afari, komandan kelompok Saraya Awliya al-Dam, menyatakan pasukannya kini berada dalam kondisi siaga penuh. Ia menegaskan bahwa mereka siap melanjutkan operasi militer kapan saja jika gencatan senjata benar-benar berakhir.


Dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui Telegram, al-Ja’afari mengklaim bahwa kelompoknya telah melakukan lebih dari 200 aksi terhadap apa yang mereka sebut sebagai “kehadiran pendudukan” di Irak dan kawasan sekitarnya. Ia juga memberi sinyal bahwa serangan ke depan akan meningkat.

“Kami siap melanjutkan operasi militer dengan frekuensi yang lebih tinggi dan dampak yang lebih besar,” tegasnya, dikutip dari Al-Jazeera, Selasa 21 April 2026.

Sebagai informasi, kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April 2026. Jika tidak diperpanjang, ancaman eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah pun semakin terbuka.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya