Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres RI)

Politik

Prabowo Paham Betul RI Tak Bisa Bertahan cuma Andalkan Diplomasi

Dibentuk 37 Kodam, 15 Kodaeral, dan 8 Pasmar
SELASA, 21 APRIL 2026 | 01:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membentuk 37 Komando Daerah Militer (Kodam), 15 Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral), serta delapan Pasukan Marinir (Pasmar) tidak bisa dilepaskan dari arah besar kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kembali kekuatan pertahanan nasional Indonesia.

Demikian pandangan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, dikutip Selasa 21 April 2026.

Amir menilai, penguatan struktur pertahanan tersebut merupakan bagian dari strategi besar Presiden Prabowo yang sejak lama memiliki visi kuat soal kedaulatan negara, ketahanan nasional, dan independensi pertahanan Indonesia di tengah tekanan geopolitik global yang semakin keras.


“Prabowo adalah presiden yang memahami betul bahwa negara besar tidak bisa bertahan hanya dengan diplomasi, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan pertahanan yang nyata," kata Amir. 

Amir melihat pembentukan 37 Kodam, 15 Kodaeral, dan delapan Pasmar ini adalah manifestasi dari cara berpikir strategis Prabowo.

Menurut Amir, sejak menjabat Menteri Pertahanan hingga kini menjadi Presiden, Prabowo konsisten melihat pertahanan bukan sebagai beban anggaran, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga eksistensi negara.

“Bagi Prabowo, pertahanan bukan proyek lima tahunan, tetapi proyek sejarah bangsa. Negara yang tidak kuat militernya akan mudah ditekan secara ekonomi, politik, bahkan ideologi,” kata Amir.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya