Berita

Wakil Presiden AS, JD Vance (Foto: A News)

Dunia

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

SENIN, 20 APRIL 2026 | 10:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, dilaporkan akan kembali memimpin delegasi Washington ke Islamabad, Pakistan, untuk melakukan pembicaraan dengan Iran. 

Informasi ini disampaikan oleh ABC News dengan mengutip pernyataan Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz.

Langkah ini muncul di tengah dinamika informasi yang sempat simpang siur. Sebelumnya, laporan New York Post menyebut Vance tidak akan hadir dalam perundingan tersebut. 


Dalam wawancara yang dikutip media itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan utusan Timur Tengah, Steve Witkoff, yang akan berangkat ke Pakistan, dengan keterlibatan menantunya, Jared Kushner.

Di sisi lain, Trump menegaskan bahwa delegasi Amerika akan segera tiba di Islamabad untuk memulai negosiasi dengan Teheran. Ia juga menuding Iran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata melalui insiden penembakan di Selat Hormuz.

“Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz, sebuah pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kita. Perwakilan saya akan berangkat ke Islamabad, Pakistan, Mereka akan berada di sana besok malam untuk melakukan negosiasi," ujar Trump.

Ia menegaskan Washington telah menawarkan kesepakatan yang dianggap adil kepada Iran. Namun, nada keras tetap mengemuka jika proposal itu ditolak. 

“Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya karena, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap Pembangkit Listrik, dan setiap Jembatan, di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK HATI!” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya