Berita

Menteri Luar Negeri Ekuador Gabriela Sommerfeld (Foto: North Africa News)

Dunia

Ekuador Akui Otonomi Sahara Maroko sebagai Solusi Paling Realistis

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 19:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Ecuador kembali menegaskan dukungannya terhadap inisiatif otonomi yang diajukan Morocco pada 2007 sebagai solusi paling realistis untuk mengakhiri sengketa wilayah Sahara. 

Sikap itu ditegaskan dalam komunike bersama yang ditandatangani usai pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Ekuador Gabriela Sommerfeld dan mitranya dari Maroko Nasser Bourita di Rabat, Minggu, 19 April 2026.

"Ekuador menyebut inisiatif tersebut sebagai satu-satunya solusi yang serius, kredibel, dan realistis untuk sengketa regional atas Sahara," demikian pernyataan itu disampaikan.  


Selain itu, Quito juga menyambut adopsi UN Security Council Resolution 2797 yang kembali menegaskan bahwa otonomi di bawah kedaulatan Maroko merupakan opsi paling memungkinkan untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan tersebut. 

Kedua negara turut menyatakan dukungan terhadap utusan pribadi Sekjen PBB untuk Sahara guna mendorong proses politik menuju solusi final.

Dalam langkah konkret, Ekuador memutuskan memperluas jangkauan konsulernya ke wilayah Sahara Maroko sesuai hukum internasional.

Tidak hanya itu, negara Amerika Latin tersebut juga membuka peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan di kawasan tersebut, yang dinilai dapat menjadi pintu masuk ke pasar Afrika.

Sommerfeld bahkan mengumumkan bahwa duta besar Ekuador di Rabat akan segera mengunjungi wilayah Sahara untuk menyiapkan berbagai inisiatif ekonomi.

Ia juga memuji kepemimpinan Raja Mohammed VI serta reformasi yang dilakukan Maroko dalam memperkuat stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi.

Komunike bersama juga menyoroti berbagai inisiatif kerajaan, termasuk proyek pipa gas Afrika-Atlantik dan upaya membuka akses negara-negara Sahel ke Samudra Atlantik.

Menlu Sommerfeld menyebut Maroko sebagai mitra strategis dalam memerangi terorisme, kejahatan lintas negara, serta memperkuat kerja sama Selatan-Selatan.

Dalam pertemuan terpisah dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Maroko Ryad Mezzour, kedua pihak membahas penguatan hubungan dagang dan peluang integrasi produk Ekuador ke rantai nilai Afrika melalui hub Maroko. 

Kedua negara sepakat mendorong kemitraan berkelanjutan guna mempererat hubungan Afrika dan Amerika Latin serta mempercepat pertumbuhan ekonomi bersama.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya