Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat menjadi narasumber dalam Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah Ketua DPRD di Magelang, Jawa Tengah. (Foto: Kemenkop)

Politik

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 13:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di provinsi, kota, kabupaten seluruh Indonesia bergandeng tangan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Hal tersebut dikatakan Ferry saat menjadi narasumber dalam Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah Ketua DPRD di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu Malam, 18 April 2026. Dia menegaskan 83 ribu lebih KDKMP akan siap menjadi mesin baru produksi dan distribusi desa. 
 
Menkop menyampaikan terima kasih atas dukungan para Ketua DPRD Kabupaten/Kota Se-Indonesia karena sudah turut bekerja keras dalam merealisasikan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 


Dia berharap sinergitas antar pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjaga sehingga memberikan dampak yang positif kepada masyarakat Indonesia. Setelah pembentukan 83 ribu lebih kelembagaan KDKMP, kini memasuki fase operasionalisasi. 

“Per hari ini pembangunan yang sudah selesai 100% sudah 5.500 titik. Ini tidak lepas juga dari dukungan dari teman-teman dari daerah, provinsi, kabupaten, kota yang ada,” kata Menkop.

Ferry menjelaskan KDKMP memiliki tiga fungsi, pertama menjual dan menyalurkan barang-barang kebutuhan, barang-barang subsidi, barang-barang kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari. 

Barang-barang bersubsidi termasuk gas LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras SPHP, gula akan disalurkan melalui KDKMP. Fungsi yang kedua adalah menjadi off-taker, menampung dan menyerap hasil produk masyarakat di desa dan kelurahan.

Adapun fungsi yang ketiga adalah menjadi instrumen terbawah dari program-program pemerintah pusat termasuk bantuan-bantuan dari pemerintah pusat kepada para penerima manfaat. 

Menkop mengatakan kegiatan-kegiatan KDKMP akan menjadi instrumen baru bagi masyarakat desa dan kelurahan karena masyarakat desa itu tidak lagi hanya sekadar sebagai penerima manfaat, tapi mereka juga akan diubah menjadi pelaku atau subjek ekonomi.

"Ini akan mengubah betul-betul mindset ekonomi Indonesia dan diharapkan secara bertahap sistem ekonomi kita akan kembali berbasis kepada kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong royongan. Karena nanti misalkan di gerai-gerai sembako yang dijual di setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu adalah barang-barang yang juga diisi oleh produk-produk UMKM lokal,” beber Ferry.

Menkop menjelaskan masyarakat ternyata mampu untuk memproduksi sendiri barang-barang yang paling sederhana. Karena itu, pimpinan DPRD provinsi, kabupaten, kota diminta mendorong produk UMKM di daerahnya masing-masing untuk mengisi gerai-gerai yang ada di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

“Jangan takut produknya enggak laku, karena kami akan prioritaskan produk-produk UMKM lokal yang akan mengisi rak-rak di Kopdes Merah Putih. Tapi ini perlu didorong bersama-sama, karena memang harapannya adalah produk-produk itu bisa diisi oleh kita sendiri,” tutup Ferry.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya