Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dalam jumpa pers di kediamannya Jalan Brawijaya IV No.12, Jakarta Selatan pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

JK Curiga Usai Laporkan Rismon Tiba-tiba Muncul Isu Penistaan Agama

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 00:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) merasa curiga soal pelaporan dirinya terkait ceramahnya yang diduga bermuatan penistaan agama sarat akan kepentingan politik. 

"Saya tidak menuduh politik, tetapi ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon," kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya IV No.12, Jakarta Selatan pada Sabtu, 18 April 2026.

Pasalnya, sebelum dilaporkan sejumlah pihak JK terlebih dulu melaporkan ahli digital forensik, Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.


Rismon sebelumnya menuding JK mendanai kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

"Timbul lah ini. Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih?" tegas JK.

Sebaliknya, mantan Ketua Umum Golkar itu menyebut masalah ijazah Jokowi sudah terlalu berlarut-larut dan membuang waktu, maka itu menurutnya Jokowi lebih baik menampilkan ijazah ke publik.

"Saya lihat itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat ini berkelahi diri sendiri, saling memaki masyarakat. Dua tahun," pungkas JK.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya