Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dalam jumpa pers di kediamannya Jalan Brawijaya IV No.12, Jakarta Selatan pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

JK: Kasih Tahu Termul, Jokowi jadi Presiden karena Saya!

SABTU, 18 APRIL 2026 | 23:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengatakan punya andil besar dalam karier politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Langkah politik Jokowi sejak dari Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan ikut nyalon presiden 2014 begitu mulus.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul (ternak Mulyono) itu. Jokowi jadi presiden karena saya," kata JK dalam jumpa pers di kediamannya Jalan Brawijaya IV No.12, Jakarta Selatan pada Sabtu, 18 April 2026.


Penjelasan ini disampaikan  JK usai mencuatnya video ceramah di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diduga bermuatan penistaan agama dan diduga muncul video itu karena JK pernah menyinggung terkait ijazah Jokowi.

Lanjut JK, saat itu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menawarkannya untuk mendampingi Jokowi yang dicalonkan oleh PDIP di pilpres 2014. 

"Kenapa saya? Karena saya berpengalaman," ungkap JK. 

Hal ini terjadi karena Jokowi saat itu masih belum menyelesaikan masa bakti menjabat Gubernur DKI Jakarta selama 5 tahun.

JK sempat bingung karena ingin kembali ke Makassar mengurus bisnis, setelah beberapa tahun mengabdi di pemerintahan.

"Bukan saya yang minta (menjadi wakil presiden), Bu Megawati yang meminta," pungkas JK.

Dari sini, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla langsung diusung oleh PDIP, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI dengan melawan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya