Berita

Opening Ceremony Lab Indonesia 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

BRIN:

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

SABTU, 18 APRIL 2026 | 00:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

LAB Indonesia 2026 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 15-17 April 2026 menjadi momentum penting menguatnya ekosistem riset dan industri laboratorium nasional. Kegiatan ini diikuti 305 perusahaan dari 16 negara.

Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ratno Nuryadi, menegaskan kemajuan industri tidak bisa dilepaskan dari kualitas laboratorium.

“Laboratorium bukan sekadar ruang pengujian, tetapi fondasi manufaktur berbasis teknologi tinggi,” kata Ratno, dikutip Jumat 17 April 2026.


Menurutnya, kehadiran ratusan perusahaan dan ribuan profesional di bidang sains menunjukkan kuatnya daya tarik internasional sekaligus peluang besar bagi Indonesia untuk mempercepat pengembangan industri berbasis teknologi.

“Event seperti ini penting karena kemajuan industri sangat ditentukan oleh kualitas riset, infrastruktur laboratorium, serta akses terhadap teknologi mutakhir,” kata Ratno.

Melalui forum ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus terbentuk kolaborasi antara peneliti, akademisi, industri, dan pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis pengetahuan.

“Kita harus jujur, sebagian besar teknologi masih dari luar. Karena itu, penguatan riset domestik dan hilirisasi menjadi sangat penting agar kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi,” kata Ratno.

Ratno juga menekankan, penguatan sektor laboratorium menjadi kunci dalam mendukung target besar Indonesia menuju ekonomi maju, termasuk visi Indonesia Emas 2045. 

“Pameran ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang showcase, tetapi juga katalisator untuk mempercepat transformasi industri dan inovasi nasional,” kata Ratno.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya