Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Isu Kudeta Momentum Penguatan Komitmen Kebangsaan

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 15:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu kudeta Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum yang seharusnya dilakukan semua pihak untuk menguatkan komitmen kebangsaan. 

Direktur Garuda Institute, Irvan Mahmud menjelaskan, kabar santer menyebut ada upaya kudeta Presiden Prabowo memiliki sisi positifnya.

"Ini momentum yang menurut saya harus dijadikan sebagai penguatan komitmen kebangsaan,” kata Irvan kepada RMOL, Kamis 16 April 2026. 


Menurutnya, terdapat satu paradigma penting yang mesti ditanamkan seluruh pihak dalam merespon isu kudeta Presiden Prabowo.

Yakni, kata Irvan, memastikan kerja-kerja pemerintahan tetap didukung oleh masyarakat, agar tidak terjadi krisis seperti beberapa negara di dunia. 

Irvan memandang, komitmen kebangsaan yang dimaksud adalah sikap bersama-sama mendorong pemerintah untuk tetap fokus pada program-program kerakyatan.

“Stabilitas politik adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” sambungnya.

Lebih lanjut, Irvan meyakini Indonesia dapat menjadi sebuah bangsa dan negara yang mampu mencapai target pembangunan.

“Bangsa ini diyakini mampu menjaga keutuhan serta keberlanjutan pemerintahan secara konstitusional,” demikian Irvan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya