Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

Fahira Idris:

Penting Pencantuman Label Gizi di Produk Makanan

RABU, 15 APRIL 2026 | 17:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kebijakan pemerintah yang mewajibkan pencantuman label gizi Nutri-Level pada produk makanan dan minuman merupakan langkah strategis meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan ini dinilai sebagai terobosan penting untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam produk pangan secara lebih sederhana dan mudah dipahami.

“Selama ini, banyak masyarakat kesulitan membaca tabel gizi yang kompleks. Dengan Nutri-Level, informasi menjadi lebih sederhana, cepat dipahami, dan langsung berdampak pada pilihan konsumsi,” kata Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris dalam keterangannya, Rabu 15 April 2026.


Senator Jakarta ini mengungkapkan, urgensi kebijakan ini sangat tinggi mengingat meningkatnya konsumsi gula, garam, dan lemak yang berkontribusi pada melonjaknya penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.

Data menunjukkan, sebagian besar beban pembiayaan kesehatan nasional berkaitan dengan penyakit yang dipicu pola konsumsi tidak sehat, bahkan pembiayaan untuk penyakit tertentu meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, tren obesitas dan konsumsi minuman berpemanis juga terus meningkat, termasuk di kalangan anak-anak, yang berpotensi menimbulkan krisis kesehatan jangka panjang jika tidak diintervensi sejak dini.

Namun demikian, Fahira mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan ini tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh kualitas implementasi di lapangan.

“Label saja tidak cukup. Harus dipastikan masyarakat memahami, industri beradaptasi, dan ekosistem kebijakan berjalan secara utuh,” pungkas Fahira.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya