Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Bitcoin Mantap Mendekati Level 75.000 Dolar AS

RABU, 15 APRIL 2026 | 14:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin masih cukup tinggi meskipun turun tipis sekitar 0,55 persen dan kini berada di kisaran 73.967 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Rabu 15 April 2026.

BTC terus melanjutkan tren positif usai reli lebih dari 5 persen di awal pekan. 

Bahkan, harga sempat menyentuh 76.120 Dolar AS, yang menjadi level tertinggi sejak awal Februari dan memperkuat sentimen positif di pasar kripto.


Secara teknikal, pergerakan BTC menunjukkan sinyal lanjutan tren naik setelah berhasil menembus pola segitiga naik di sekitar 73.000 Dolar AS. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 63, menandakan tekanan beli mulai menguat namun belum memasuki zona jenuh beli. Kondisi ini menunjukkan momentum masih ada, meski belum terlalu ekstrem.

Dari sisi fundamental, aktivitas jaringan Bitcoin juga mengalami peningkatan signifikan. Jumlah transaksi harian kini telah melampaui 765.000, tertinggi dalam sekitar 17 bulan terakhir. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya penggunaan jaringan, yang turut diperkuat oleh naiknya biaya transaksi sekitar 4 persen dalam sepekan terakhir.

Pergerakan investor besar juga menjadi sorotan. Dompet dengan kepemilikan antara 10 hingga 10.000 BTC dilaporkan terus mengakumulasi aset, sementara arus keluar Bitcoin dari bursa meningkat. Kondisi ini cenderung mengurangi tekanan jual di pasar dan dapat membantu menjaga stabilitas harga dalam jangka menengah.

Meski demikian, Bitcoin kini menghadapi level resistensi penting di sekitar rata-rata pergerakan jangka panjang. RSI yang mendekati angka 70 menandakan potensi jenuh beli, sehingga risiko koreksi tetap terbuka. Jika terjadi penolakan, harga bisa kembali ke kisaran 73.000 Dolar AS atau bahkan turun lebih dalam menuju area support di sekitar 65.700 Dolar AS.

Sebaliknya, jika Bitcoin mampu ditutup secara harian di atas 74.967 Dolar AS, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke level 76.000 Dolar AS atau lebih tinggi akan semakin besar. Namun, data pasar derivatif menunjukkan kondisi yang masih rapuh, dengan open interest tinggi dan tingkat pendanaan yang sedikit negatif, yang dapat memicu volatilitas.

Sentimen pasar saat ini juga masih cenderung berhati-hati, tercermin dari indeks Fear & Greed yang berada di zona “ketakutan ekstrem”. Selain faktor teknikal, pelaku pasar juga menantikan perkembangan regulasi, termasuk rencana pembahasan oleh U.S. Securities and Exchange Commission pada 16 April 2026 yang berpotensi memengaruhi arah pasar kripto ke depan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya