Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Perempuan Pelaku UMKM Makin Berdaya Saing Lewat Kemampuan Digital

RABU, 15 APRIL 2026 | 05:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar pelatihan Kartini in Technology pada April 2026. 

Pelatihan itu diikuti oleh 260 perempuan pelaku UMKM dari berbagai daerah secara hybrid. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung pengembangan bisnis.

Pelatihan AI tersebut mencakup pembuatan konten pemasaran hingga penguatan strategi komunikasi digital secara efektif dan efisien. 


SGM Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto menyampaikan pemberdayaan perempuan melalui teknologi menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif. Telkom Indonesia berkomitmen membuka akses dan peluang yang setara dalam pemanfaatan teknologi, khususnya bagi perempuan pelaku UMKM. 

"Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga kreator yang mampu menghasilkan nilai tambah melalui teknologi. Dengan semangat ‘Bersama Jadi Bisa’, kami percaya perempuan Indonesia mampu menguasai AI untuk meningkatkan daya saing bisnisnya,” ujar Hery dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 14 April 2026. 

Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh peran strategis perempuan dalam perekonomian nasional yang ditopang oleh UMKM, berkontribusi sekitar 60,5 persen terhadap PDB dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tahun 2025, sekitar 64,5 persen atau 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan.

Namun demikian, percepatan digitalisasi menuntut peningkatan kapabilitas, khususnya dalam pemanfaatan teknologi baru seperti AI agar bisnis dapat terus relevan dan kompetitif. 

Melalui pelatihan ini, Telkom menghadirkan pembekalan keterampilan praktis yang mencakup penyusunan copywriting yang kuat untuk pemasaran, pembuatan visual produk yang menarik, hingga produksi video promosi berbasis AI. 

“Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM mengatasi tantangan dalam membangun branding serta memperluas jangkauan pasar bisnisnya secara lebih optimal,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya