Berita

Menu MBG. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Nusantara

BGN: Pemberian Susu Tetap Terintegrasi dalam Program MBG

RABU, 15 APRIL 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa pemberian makan di sekolah (school meals) dengan pemberian susu sekolah (school milk) terintegrasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. 

“Integrasi tersebut dimaksudkan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi peserta didik secara optimal guna mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Tim Pakar Bidang Susu BGN Prof. Epi Taufik dalam pesan elektronik kepada RMOL, Selasa malam, 14 April 2026.

Dengan begitu, ia menegaskan bahwa tidak ada perubahan sedikitpun terkait komponen hewani dalam program MBG. 


“Sumber protein hewani tetap dari: daging ayam atau daging sapi, telur dan susu juga ikan. Setiap produk hasil ternak itu memiliki keunikan walau sama-sama protein hewani, tetapi susunan asam amino daging ayam ada perbedaannya dengan daging sapi juga dengan telur dan tentu susu,” jelasnya. 

Sambung Prof. Epi, hasilnya akan lebih signifikan jika asam amino telur, daging dilengkapi dengan asam-asam amino dari susu. Terlebih lagi dalam susu terdapat komponen bioaktif pangan yang berbeda dengan produk hasil ternak lain. jadi ini tidak hanya sekedar pada protein, tetapi juga vitamin, mineral dan komponen fungsional/bioaktif. 

“Susu memiliki keunggulan dalam komponen-komponen mineral dan biofungsional/bioaktif yang dapat menunjang pertumbuhan fisik dan kognitif/otak anak-anak,” tegas dia.

Masih kata Prof. Epi, protein hewani memiliki nilai biological value dan amino acid score yang lebih tinggi dari protein nabati. Pasalnya, asam amino esensial merupakan asam amino yang tidak dapat diproduksi tubuh, harus dari asupan pangan dari luar tubuh, banyak terdapat di protein hewani. 

“Susu menyediakan protein hewani, karbohidrat, lemak ditambah vitamin dan mineral untuk pertumbuhan tulang dan gigi seperti kalsium dan vitamin D serta komponen bioaktif untuk mendukung pertumbuhan otak dan daya kognisi,” jelasnya lagi. 

Ia menambahkan bahwa pemberian susu dalam program MBG direkomendasikan kepada  tiga kelompok, yakni Balita non PAUD, ibu hamil dan menyusui; siswa TK/PAUD sampai dengan SD dan siswa SMP-SMA sederajat.

Maka dari itu, lanjut dia, pemberian makan dan susu tidak bisa dipisah satu sama lain.

“Jika hanya melihat protein saja, termasuk protein hewani maka alternatifnya memang banyak. (Ada) daging ayam, daging sapi, daging domba, daging kambing, daging babi, daging burung, daging puyuh, ikan laut, ikan darat dan lain-lain. Demikian dengan susu: susu sapi, susu kambing, susu domba, susu kerbau, susu kuda (wilayah NTB),” beber dia. 

“Jika kita lihat program makan sekolah/school meals di negara lain, maka selalu berupa paket kesatuan makan tambah susu. Di Jepang sendiri saat ini sumber protein hewani berupa daging sapi, daging ayam, telur, ikan diberikan secara bergantian setiap harinya, tetapi susu diberikan setiap hari,” pungkasnya.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya