Berita

Aktivis media sosial Yulian Paonganan atau Ongen. (Foto: Istimewa)

Politik

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

SENIN, 13 APRIL 2026 | 18:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aktivis media sosial Yulian Paonganan alias Ongen melontarkan sindiran keras kepada sejumlah tokoh yang belakangan vokal mengkritik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Melalui akun X @ongen_id, Ongen menyinggung nama-nama seperti Feri Amsari, Saiful Mujani, dan Said Didu yang dinilai kerap membawa narasi Reformasi 1998 dalam kritik politik saat ini.

“Reformasi 1998 itu bukan ujug-ujug pidato halal bihalal lalu mahasiswa dan rakyat turun ke jalan. Itu butuh proses panjang sejak akhir 1980-an,” tulis Ongen dikutip redaksi, Senin, 13 April 2026.


Ia juga menyentil pihak-pihak yang dianggap tidak terlibat langsung dalam gerakan reformasi, namun kini merasa paling memahami dinamika saat itu.

“Kalian ini tiba-tiba merasa paling ‘98’. Aktivis jadi-jadian, koar-koar mau mengulang 1998,” sindirnya.

Ongen turut menyoroti perubahan sikap sebagian pengkritik yang sebelumnya kerap mengkritik Joko Widodo dan justru dinilai cenderung mendukung Prabowo pada Pilpres 2014 dan 2019.

“Ketika Prabowo menang 2024, baru satu setengah tahun sudah dihujat,” ujarnya.

Ia pun mempertanyakan arah kritik yang disampaikan, bahkan menyinggung preferensi politik tertentu.

“Kalian ini maunya siapa yang jadi presiden? Apakah maunya Anies Baswedan?” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya