Berita

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Al-Dosari di kediamannya di Menteng, Jakarta, Senin 13 April 2026. (Foto: Dok. PDIP)

Politik

Megawati Perkenalkan Prananda Prabowo ke Dubes Qatar

SENIN, 13 APRIL 2026 | 18:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Al-Dosari di kediaman pribadinya di Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 13 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, serta Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDIP Andi Widjajanto.

Sebelum dialog dimulai, Megawati memperkenalkan putranya kepada Dubes Qatar. 


“Ini putra saya," kata Megawati dalam keterangannya, dikutip Senin 13 April 2026.

Pertemuan sekitar dua jam itu berlangsung hangat dan diakhiri dengan tukar cinderamata. Megawati menyerahkan miniatur Candi Borobudur serta Perahu Pinisi, kapal layar kayu tradisional khas Indonesia.

"Ini kapal Pinisi, khas Indonesia," sebut Megawati.

Sementara itu, Dubes Qatar memberikan koleksi bunga serta buku berjudul Qatar, Between Land and Sea, Through Arts and Heritage yang mendokumentasikan kekayaan budaya, sejarah, dan seni Qatar, termasuk relasi masyarakatnya dengan gurun dan laut.

"Saya senang bertemu secara langsung dan berdialog dengan Ibu Megawati. Saya kagum dengan koleksi lukisan di sini," kata Dubes Qatar sambil menunjuk lukisan Megawati.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Qatar juga menyinggung sosok Soekarno yang disebutnya sangat dikenal di kawasan Timur Tengah.

"Dubes Qatar mengatakan nama Ibu Megawati dan Presiden Soekarno populer di Qatar karena Ibu Emir Qatar dan adik Emir Qatar sejarawan yang banyak memperlajari sejarah Indonesia," kata Ahmad Basarah usai pertemuan.

Dalam pertemuan, kata Basarah, Dubes Qatar mengundang Megawati untuk makan di kediaman Dubes. 

"Selain itu, Beliau juga mengundang Ibu Megawati datang ke Qatar," kata Basarah.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya